Wednesday, 18 May 2016

Satu Email Untuk Seribu Akun FB & Twitter atau situs-situs bisnis jaringan


Ketika mendaftar sebuah akun, baik akun sosial media seperti Facebook dan Twitter ataupun mendaftarkan akun di situs-situs bisnis, pernahkan anda mendapat pesan: Maaf, Email Sudah Terdaftar. ?
Itu tandanya anda pernah mendaftar akun dengan email tersebut dan email tidak bisa digunakan kembali untuk mendaftarkan akun baru yang berbeda.

Tapi, itu tidak benar. Anda cukup punya satu buah email. Misalkan anda punya alamat email : emailanda@gmail.com sebagai email induk . Dengan satu email tersebut anda bisa mendaftarkan seribu akun di beberapa situs baik sosmed, situs bisnis refferal dan situs lainnya.

Berikut akan saya beri trik mudahnya

1.  Dengan tanda menggunakan titik (.) pada email
Gmail tidak mengenali titik sebagai karakter dalam nama akun (username) sedangkan situs lain menganggap titik adalah sebuah karakter. Misalnya:
email.anda@gmail.com
e.mailanda@gmail.com
e.m.ail.anda@gmail.com
em.ail.and.a@gmail.com
e.m.a.i.l.a.n.d.a@gmail.com

Jadi jika ada orang mengirim email ke semua alamat diatas, email tersebut akan masuk ke alamat induk emailanda@gmail.com atau anda bisa mendaftar akun facebook dengan variasi alamat diatas, tetapii konfirmasi pembuatan akun tetap akan masuk ke alamat email induk anda.

2.  Menggunakan karakter plus (+)
Gmail tidak akan membaca/mengabaikan karakter yang dimulai tanda + sedangkan situs lain menganggap bahwa + dan karakter setelahnya adalah sebuah karakter. contoh:
emailanda+0001@gmail.com
emailanda+0002@gmail.com
emailanda+0003@gmail.com
emailanda+0004@gmail.com

semua email / konfirmasi pendaftaran menggunakan email diatas akan masuk ke email induk anda dii alamat emailanda@gmail.com

3.  Gabungan antara (.) dan (+)
Contoh:
emai.landa+0001@gmail.com
e.mailanda+0001@gmail.com
e.m.a.i.l.a.n.d.a+0001@gmail.com

4.  Mengganti @gmail.com menjadi @googlemail.com
Dengan mengganti @gmail.com menjadi @googlemail.com lagi2 email akan masuk ke akun induk anda di emailanda@gmail.com

Tulisan ini lahir berawal dari kebingungan saya untuk membuat akun e-pajak sebanyak 1.700 karyawan ditempat saya bekerja. Awalnya saya memintai alamat email pada masing-masing karyawan. Jawabannya beragam 
"email itu apan pa?"
"boro-boro email pa, internetan juga ga pernah"
"punya email pa... Tapi lupa lagi.. Maklum dibikinin temen buat bbm-an"
maklum kebanyakan dari mereka sudah berumur ada juga maaf "dari kampung" hehe. Dari situlah saya search dan bertanya pada beberapa teman, alhamdulillah ada solusinya. Ya,,, walaupun harus saya sendiri yang membuatkan akun e-pajak buat mereka.

Wassalam... semoga bermanfaat.

0 komentar:

Post a Comment